Humas MTs N 7 Jakarta – Guru dan Tenaga Kependidikan serta seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama mengikuti kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan: _Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8). Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai instansi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat tersebut menjadi momentum memperkuat rasa syukur, persatuan, serta semangat kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Satuan kerja MTsN 7 Jakarta Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut bersama kafilah Kantor Wilayah Kementerian Agama. Sejak siang hari, sesuai imbauan Kanwil Kementerian Agama, para peserta berangkat menggunakan transportasi umum menuju Masjid Istiqlal yang menjadi titik kumpul. Setelah melaksanakan salat Asar berjamaah, seluruh kafilah yang begitu kompaknya berpakaian nuansa putih berjalan bersama dari Masjid Istiqlal menuju kawasan Monas sebagai simbol kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama.
Setibanya di Monas, para peserta menunggu waktu salat Magrib dengan mengikuti zikir bersama dalam suasana yang khusyuk dan penuh kekhidmatan. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi karena banyak pegawai Kementerian Agama yang turut mengajak anggota keluarganya untuk bersama-sama mengikuti rangkaian doa kebangsaan. Kebersamaan yang terjalin semakin memperkuat makna peringatan perdamaian dan harapan-harapan baik milik seluruh rakyat Indonesia.
Di kawasan Monas, ribuan peserta dari berbagai agama berkumpul dalam satu ruang kebangsaan bersama perwakilan kementerian dan lembaga lainnya. Kehadiran seluruh elemen bangsa tersebut mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan Indonesia. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa.
Berdasarkan informasi yang diterima rangkaian doa kebangsaan ini dipimpin secara bergantian oleh enam pemuka agama, yaitu Dr. H. Husni Ismail, M.Ag. mewakili umat Islam, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mewakili umat Kristen, Rm. Fransiskus Yance Sengga, S.Fil., Lic.Th. mewakili umat Katolik, Pinandita Gede Pastika, S.Pd., M.Sos. mewakili umat Hindu, Bhikkhu Bhadranatha, Thera mewakili umat Buddha, serta Xs. Budi S. Tanuwibowo mewakili umat Konghucu. Kehadiran para tokoh lintas agama tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan persatuan bangsa sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Tak lupa, kegiatan ini juga pada malam harinya diisi dengan dzikir, doa, dan shalawat yang dipimpin oleh Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf. Gema dzikir dan shalawat begitu menggetarkan hati, dan dengan satu semangat kebersamaan peserta muslim-muslimah khusyuk mengikuti kegiatan ini meskipun hingga larut malam.
Salah satu peserta dari MTsN 7 Jakarta Timur, Salmani, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam, “Kegiatan ini menjadi momen yang sangat penting untuk menjalin persatuan dan kesatuan masyarakat berbangsa yang berkeyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi gerakan agar generasi muda dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul,” ujar Salmani.
Kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan Lintas Agama berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. Ribuan peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias sebagai wujud rasa syukur atas 81 tahun perjalanan bangsa Indonesia, sekaligus memperteguh komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
