Humas MTs N 7 Jakarta — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan meningkatkan kinerja seluruh tenaga pendidik serta kependidikan, MTs Negeri 7 Jakarta menyelenggarakan Rapat Dinas yang diikuti oleh seluruh guru dan staf madrasah.

Kegiatan rapat diawali dengan pembukaan oleh Wakil Kepala Bidang Humas, Kartini, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas serta menjaga komitmen terhadap kemajuan madrasah.

Selanjutnya, Kepala Madrasah, H. Mar’ih, M.Pd.I, memberikan arahan dan informasi penting terkait program-program prioritas madrasah, penguatan budaya kerja, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang efektif antar seluruh komponen madrasah demi terwujudnya lingkungan belajar yang unggul dan berkarakter.

“Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat pembentukan akhlak dan karakter. Oleh karena itu, setiap guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan visi dan misi MTsN 7 Jakarta,” tutur H. Mar’ih, M.Pd.I dalam arahannya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha, Fika Yuanita, S.E., turut menyampaikan berbagai informasi kedinasan dan administrasi sekolah, termasuk pengelolaan keuangan, kedisiplinan pegawai, serta peningkatan efisiensi layanan tata usaha madrasah.

Sebagai penutup, rapat dinas ini juga diisi dengan pembinaan oleh Pengawas Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Abdul Manap, M.Pd., yang menekankan pentingnya profesionalisme dan peningkatan kompetensi guru.

“Guru harus terus belajar dan berinovasi. Kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian perlu dikembangkan agar pembelajaran di madrasah semakin bermakna dan berkualitas,” ungkap Abdul Manap, M.Pd.

Rapat dinas ini menjadi momentum penting bagi seluruh sivitas MTsN 7 Jakarta untuk memperkuat sinergi, meneguhkan komitmen, dan berkolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

Dengan semangat kebersamaan, MTsN 7 Jakarta terus berupaya menjadi madrasah yang berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing tinggi di era pendidikan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + 3 =